Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2024
Ternyata interaksi yg kita kira biasa aja, seperti pertemanan pada umumnya, bisa memiliki arti yang berbeda di orang lain. Mungkin itu yang bikin ghibah itu asik ya, padahal haram :3. Dulu, pas belum tau lebih dalam tentang ikhtilat dan batasan antara laki-laki dan perempuan, ngerasa biasa aja chattingan dan main sama lawan jenis. Tapi buat salaman, karena waktu MTs pernah salaman sekali, and it felt so wierd, so I never shaked my hand with boys in my class after that. But since junior high school, I always had 1 or 2 or 3 opposite gender friends to talk to about anime, music, game etc. Entah kenapa mereka lebih asik diajak ngobrol dan mabar di fb dibandingkan anak cewe *sepertinya karena anak cewe ngga ada yg nonton Naruto dan anime yg saat itu lagi tayang di tv si :'. Same goes with high school, but in high school I was more exposed about how man and woman supposed to be separated, and I have one lovely 'Naruto mate' to talk and befriend with. Tapi tetap aja, chattingan, ...